Ramen Ten Ten: Ramen yang ini beda donk!

“Ramen? emang enak yah? apa bedanya sih sama Indomie Seleraku, enakan juga indomie. Tipis-tipis lah paling…”

Sejujurnya, masolo adalah satu dari sekian banyak orang yang berpikiran bahwa Ramen sama dengan Indomie versi Jepang. Apa bedanya sih, palingan juga sama, malah enakan indomie rasa soto kuah..hahahhaha.. coba siapa yang begitu juga? ngaku..ngaku..ngaku.

Ramen = Indomie?

Ketidakdoyanan kita pada Ramen bukanlah terletak pada rasa dan aroma ramen itu sendiri, tapi lebih kepada pola pikir si pelahap. Betapa tidak, kalau pola pikirinya seperti masolo tadi di atas, sudah tentu bakalan bilang tidak enak duluan sama yang namanya ramen, walau rasanya aduhai. Baru bicara rasa, belum harga, apalagi budaya….hhmmmm.. peer besar sih ini, okelah kita kupas satu-satu.

Sebelum mengubah pola pikir sebuah bangsa, ada baiknya mengubah pola pikir sebuah keluarga, melalui kepala keluarganya itu. Nah kalau mau merubah pola pikir seorang pembaca, sudah tentu yang dirubah pola pikir si penulisnya donk. nah untuk itulah, sebagai kepala keluarga sekaligus seorang penulis, pola pikir masolo harus dirubah nih mengenai “Ramen beda dengan Indomie”, kudu, wajib, sangat!

Cobain ahh…

Bersyukurlah ternyata ada kawan sepermakanan masolo yang melihat gundah gulana masolo sesuapnasi ini tentang perbedaan ramen dengan Indomie. Dengan hasrat yang menyerbu, langsung masolo iya-kan ajakannya untuk datang, hadir, motret dan makan di sebuah resto ramen di daerah BSD yang bernama Ramen Ten Ten. Lokasi tepatnya sih di Q-Big BSD, ada yang tau dimana ini? itu lho tempat kekinian yang banyak tempat makannya dan ada di samping lulu swalayan. Masih belum tau juga? googling ajah dah…hahahha..

Ramen Ten Ten menjawab tantangan

Sebelum kita kenal menunya, mari kita berkenalan dengan tempatnya dahulu. Namanya adalah Ramen Ten Ten (inget Ten-nya double). Ternyata ini adalah resto yang satu group dengan Warung Tekko, La Brisa, La Favela, dan Carnivor. Ramen Ten Ten terletak di Q-Big BSD City, Unit G 20 A. Nah bagi kalian yang tinggal di BSD atau berkantor di BSD bisa nih coba mampir ke resto ini. First Impression yang masolo dapatkan ketika berkunjung ke Ramen Ten Ten ini adalah tempat ini Jepang sekali. Begitu masuk sudah disambut dengan gadis-gadis manis yang dibalut dengan pakaian Jepang. Ketika masukpun ada ucapan selamat datang dari para pramusaji toko yang dengan semangat mengucapkan sapaan itu kepada setiap tamu yang masuk melalui pintu. Unik rasanya disambut sedemikian rupa, serasa jadi Kaisar yang ingin makan Ramen, hahahahha.

Ramen Ten Ten: Ramen yang ini beda donk!
Sapaan Selamat Datang dari Mba-Mbanya

Tidak sampai disitu saja, keramahtamahannya membawa kita masuk lebih dalam ke suasana Jepang. Dibawanya masolo duduk disalah satu pojok resto, dan begitu melihat sekeliling, interior designnya sungguh fenomenal, perpaduan antara konsep industrial modern dengan balutan budaya tradisional Jepang. Bahkan temboknyapun dibuat semirip mungkin bangunan-bangunan bersejarah di Jepang. Wow Keren.

Sejenak masolo lupa dengan tujuan utama “membedakan Ramen dengan Indomie”, kalau saja pramusaji-nya tidak lantas datang dan membawa buku menu makanan dan langsung menanyakan mau pesan apa dalam bahasa Jepang. Sejenak masolo melongo, nah lho bahasa Jepang masolo kan cuma tau kimochi doank, apa jadinya..hahahha… eh delalah pas liat mba-mbanya ternyata urang sunda teh, aduh teteh naon atuh teh..hahahhha..

Masolo langsung kemukakan tujuan masolo datang ke sini: mau tau bedanya Ramen sama Indomie, ada ga sih bedanya, kalau memang ada seenak apa sih, kalau ga enak mendingan makan indomie di rumah ajah pake telor rebus..hahahha.. Tanpa banyak menjawab pertanyaan, si mba hanya bilang: “Dijamin nagih mas, pasti balik lagi”. Okelah masolo jawab tantangannya, pesen ramen yang paling enak di sini dan kawan-kawannya. Sip! buku menu ditutup! saatnya pembuktian! awas ajah klo sampe rasanya sama ajah!

Moment Of Truth

https://www.instagram.com/ramenten10/?hl=id
Tuh liat, lengkap kan!

Antara deg-deg-an sekaligus kelaperan, masolo memandang sekeliling. Ada berbagai macam hiasan apik bin menarik, ada mba-mba cantik, ada hiasan antik, ada juga refil minuman ocha yang klo kita ambil ga akan ditampik. Satu per satu hidangan datang, bukan menu utamanya sih tapi cukup membuat perut masolo merespon dengan bunyi-bunyian merdu..hahahha.. Sembari menahan lapar, masolo minum minuman andalan khas Jepang yang bisa diisi ulang yaps Ocha dingin.

Taraaa…. Moment of Truth datang, hidangan utama dari resto ini sudah hadir dan siap diicip, awas ajah yah klo rasanya sama aja dengan indomie kuah soto yang masolo sering bikin setiap malam. Tanpa banyak ba…bi…bu lagi masolo langsung menyantap. Eh iya, sebagai seorang foodblogger, ada estetikannya sih pada saat makan makanan. Peraturan no satu adalah jangan mengaduk semua toping yang ada di makanan itu, karena secara estetika akan ga sedap dipandang. Eh bukan deng itu peraturan no 2, no satunya adalah sebelum makana disantap harus di foto ala instagram-able dulu yah..hahahahhahha…

https://www.instagram.com/ramenten10/?hl=id
Ini dia menu lengkapnya Ramen Ten Ten

Menu pilihan: Spicy Tori Miso-Men

https://www.instagram.com/ramenten10/?hl=id
Ini yang namanya Spici Tori Miso_Men

Yang masolo coba adalah Spicy Tori Miso-Men dengan dua pilihan yaitu ukuran Small dan Reguler. Harga untuk ukutan small adalah 43.000 sedangkan untuk ukuran Reguler adalah 57.000. isinya apa aja? tuh liat sendiri di gambar deh yah, pokoke colorfull dan ruameee tenan. Pertama kali coba adalah kuahnya, karena kuah ramen konon katanya punya arti tersendiri bagi masyarakat Jepang. Semakin enak kuahnya semakin menandakan yang disajikan makanan tersebut disambut dan menjadi keluarga. Nah konon katanya kuah Miso ini adalah kuah khusus yang didatangkan langsung dari Jepang alias diimpor. Menurut cerita mba-mbanya, miso ini adalah campuran dari rebusan air beras dan air kedelai yang ditambahkan bumbu khas Jepang yang menyebabkan rasanya khas, antara gurih dan manis. Wueenaaaak euy.

Ramen Ten Ten: Ramen yang ini beda donk!
Rayuan Kuah Ramen

Nah lho, perlahan-lahan mulai merasuk nih kuah Ramennya ke pola pikir masolo. Yang tadinya skeptis bahwa Ramen itu sama saja kayak Indomie, perlahan mulai berganti, berganti jadi doyan dan ketagihan. Bagaimana tidak ketagihan, ternyata ramen itu uenaaak tenan. Antara kuah, mie, topping bahkan pelengkapnya mempunyai fungsi, rasa dan aroma yang khas. Selain dari itu, dengan suasana yang kental dengan budaya Jepang, rasanya kuah Miso Ramen yang kental itu semakin membuat kita mengerti mengapa ramen ini diciptakan: Untuk memberikan penghiburan kepada mulut, perut dan hati. Duh, endeeessss…. nambah ahh….

Jawabannya adalah…..

Segampang itu yah masolo berubah pikiran, apalagi tentang makan. Eh jangan salah, tidak semudah itu merubah pola pikir, tapi kalau soal rasa, rasa-rasanya polah pikir dan hatipun bakalan tergoda, apalagi jika terkena makanan dari hasil racikan chef-chef handal di Ramen Ten Ten. Selesai makan ramen jangan lupa cobain hindangan penemannya yah, ada chicken karage, ada chicken katsu, ada Tori Charsiu Aburi (ini Fav masolo), dan lainnya.

Ramen Ten Ten: Ramen yang ini beda donk!
Tergoda untuk Menggoda, ada yang mau nyomot?

Siapa yang pola pikirnya mau dirubah? siapa yang sampai sekarang masih bilang ramen sama ajah kayak Indomie? siapa yang belom pernah nyobain ramen sama sekali? hayoo sini ikut masolo ke Ramen Ten Ten di Qbig BSD, dijamin mulut terbuka, hati menatap, mata berucap. Itadakimasu.


Ramen Ten Ten terletak di Q-Big BSD City unit G20-A. Menu andalan Masolo adalah:

  1. Spicy Tori Miso-Men Small Rp 43.000 | Regular Rp 57.000
  2. Tori Charsiu Aburi Rp 30.000
  3. Chicken Karage Rp 32.000
  4. Ocha Cold Refill Rp 11.800
  5. Ice Chocolate Rp 15.800

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

14 thoughts on “Ramen Ten Ten: Ramen yang ini beda donk!

  • August 17, 2019 at 7:30 am
    Permalink

    Wah, iya jugak ya. Beda antara indomie dan ramen. Ada kemiripan? Opini saya mengatakan mungkin karena gambarnya membuat asumsi demikian. Jadi must try banget ya Ramen Ten Ten ini. Soalnya baru di QBig bukanya. Belum dimana-mana.

    Reply
    • August 17, 2019 at 3:23 pm
      Permalink

      hahhahahaha, iyah mas ono, mungkin karena gambar sih, walaupun rasa dan pengalaman makannya beda.. Makanya kdg ga cukup ngeliat yg di gamvar ajah

      Reply
  • August 17, 2019 at 7:30 pm
    Permalink

    saya juga suka dengan ramen banget

    Reply
    • August 18, 2019 at 1:17 am
      Permalink

      Wah kalau begitu kudu cobain Ramen Ten Ten ini… cuss lah langsung yapss…

      Reply
  • August 18, 2019 at 12:14 am
    Permalink

    Iya, Kak… Ramen beda ama indomie. Saya suka segala jenis mie, termasuk ramen, udon, lo mie, dan macam-macam versi instannya. Tapi saya belum nyobain Ramen Ten Ten ini. Boleh nih.

    Reply
    • August 18, 2019 at 1:18 am
      Permalink

      hhahahaha…iyaah ternyata beda yah, muantaaabss… masolo pikir sama ramen sama indomie, hhmm ternyata beda beut yakss.. ramen itu ueenaak tenan, apalagi di ramen ten ten ini.

      Reply
  • August 18, 2019 at 5:24 am
    Permalink

    Suka bacaaa review nya ini. Jadi mau lanjut bacaa tulisan jalan jalan dan kuliner lainnya mas! Dan aku tuh pecinta ramen dan datang k ten ten ramen ini pas banget d lidah aku rasanya!

    Reply
    • August 20, 2019 at 11:02 am
      Permalink

      Ah iyaah betul, akupun jadi ketagihan nih, asli uenaak banget yah rasanya kak πŸ™‚

      Reply
  • August 18, 2019 at 3:35 pm
    Permalink

    waah kamu hrs cobain ramen di negara aslinya mas :D. aku sendiri sampe bbrp kali balik ke jepang, hanya krn kangen ama kulinernya, termasuk ama ramen. krn rasanya sendiri jauh lbh enak sih :D.

    kalo di jkt ramen fav ku ikkudo ichi yg di kokas krn no pork. trus seirock ya… aku jrg ke bsd ato tangerang sih.. lainkali kalo ke tangerang, mampir ke ten ten ini deh πŸ™‚

    Reply
  • August 19, 2019 at 7:51 pm
    Permalink

    bisa dicoba nih aku termasuk yg suak dg ramen

    Reply
    • August 20, 2019 at 11:02 am
      Permalink

      Iyesss, silahkan dicoba yah kak, akupun jadi ketagihan gegara makan di situ πŸ™‚

      Reply
  • September 4, 2019 at 7:53 pm
    Permalink

    saya juga penyuka ramen

    Reply
  • September 5, 2019 at 3:26 am
    Permalink

    wah kayaknya enak banget.. saya pun juga suka ramen..

    Reply
  • September 5, 2019 at 6:13 am
    Permalink

    Sebagai penikmat ramen, jujur aku susah banget nyari ramen yang cocok di lidah. Apalagi yang spicy ramen. Bisa jadi pilihan baru nih, kebetulan aku baru tahu Ramen Ten Ten, sayang jauhh.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *