Foodies dan Followers: Cara naikin, jaga dan kelola!

Foodies dan Followers

Foodies dan Followers

“Apa pentingnya followers bagi seorang foodies?

kalau penting terus cara naikinnya gimana masolo?”

Begitulah kira-kira beberapa pertanyaan teman-teman yang sudah dan baru akan bergelut dalam dunia per-foodies-an ini. Saking banyaknya yang tanya, akhirnya masolo membuat sesi khusus di WAG RUANG SHARING FOODIES untuk mebahas hal ini.

Menjawab pertanyaan pertama tentang pentingya follwoers bagi seorang foodies, wajib diketahui juga, bahwa menjadi foodies itu artinya bersiap diri untuk menjadi inspirasi bagi banyak orang. Artinya setiap postingan, cara jawab komen maupun bales DM harus mencerminkan seorang yang layak dianggap mampu menginfluence bagi banyak orang. Semakin bagus konten dan karakter kita, maka semakin banyak teman-teman yang ter-influence dan mendatangkan banyak followers. Nah disinilah peran followers dimulai bagi foodies, karena followers adalah salah satu pintu gerbang untuk foodies mendapatkan endorse (selain konten tentunya). Kebanyakan klien akan melihat profile si Influencer tersebut sebagai patokan untuk mengajak kerja sama. Apa saja yang biasanya klien lihat? sudah tentu followers dan engagement rate. Ini dia, FOLLOWERS itu PENTING!

Lalu gimana donk caranya meningkatkan followers? Masolo sudah merangkumkannya menjadi beberapa cara, biar mudah diingat kita kategorikan saja seperti jenis-jenis BBM yah, sesuai dengan tingkat harga dan kecepatannya, wus..wus..wus..

Cara PERTAMA masolo menyebutnya PERTAMAX TURBO. Sesuai namanya cara ini adalah cara cepet banget, instant mode on dalam hitungan hari bahkan menit. Tapi ada harga yang harus dibayar, baik itu harga berupa rupiah, maupun harga berupa penurunan/hilangnya kepercayaan klien terhadap foodies. Hati -hati kalau pakai cara ini. Caranya apa? ini dia: BELI FOLLOWERS, BELI LIKES, REPEAT! (Masolo tidak menyarankan cara yang ini, karena tidak mau FOODIES KARBITAN jadi bertambah buanyaaak!)

Cara KEDUA istilahnya adalah PERTAMAX, lumayan cepat walau tidak secepat/seinstant PERTAMAX TURBO, membutuhkan EFFORT dari kita sebagai foodies, dan sudah tentu ada uang yang keluar juga walau tak sebanyak PERTAMAX TURBO. Caranya apa saja:

  • Bikin Giveaway, bisa giveaway sendiri, barengan dengan foodies lainnya, atau ikut menjadi sponsor akun yang biasa melakukan giveaway dengan hadiah yang besar dan menarik (seperti iphone, Saham, Dll).
  • Boost postingan IG pakai ads (promote) minimal 20 ribu sehari. Tujuannya adalah untuk menampilkan postingan kita kepada yang bukan followers kita. Biasanya, klo konten kita menarik, ada beberapa followers baru yang akan kita dapatkan dengan cara ini, walau presentasinya hanya 10% dari yang lihat/likes.

Cara KETIGA yaitu PREMIUM: Murah tapi lama prosesnya dan butuh kesabaran! Karakter kita sebagai seorang foodies benar-benar diuji di sini, karena semakin kita bersabar, semakin kita akan MENGHARGAI PROSESNYA! Plus kita juga sama-sama bantu sesama foodies yang juga sedang berjuang untuk menaikan followersnya. Prinsip dasarnya adalah: “Lakukan terlebih dahulu atas apa yg ingin orang lakukan untuk dirimu”.

Caranya dengan apa saja:

  • Pakai Hastag yang banyak dicari mis: #foodies #foodgawker #foodgasm;
  • Saling sapa di DM supaya saling support dan follow;
  • Ikutan komunitas dan group support;
  • Ikutan upload kompakan #Thegaring #foodinhand #uploadkompakan.

Pertanyaannya lagi: “Klo Masolo pakai yang mana?” Masolo lebih ke PERTALITE yaitu kombinasi antara PERTAMAX dan PREMIUM. Jadi effort untuk waktu dan uangnya sebanding, plus juga masolo belajar menikmati prosesnya juga. Proses berkonten tentunya, rajin upload konten dan terus menerus upgrade diri supaya punya ciri khas yg bisa dijadikan nilai jual kepada klien.

Setelah dapat followers, jangan lupa jaga supaya dia tidak UNFOLLOW dan juga kelola. Dengan apa? CIPTAKAN INTERAKSI! Lagi-lagi di sini bicara mengenai rajin berkonten dan updgrade diri, seperti kata pepatah “Usaha tidak akan menghianati hasil.” konten dan ciri khas yg unik akan menjadi daya tarik bagi followers itu sendiri. Tanpa perlu melakukan PERTAMAX or PERTAMAX TURBO klo memang konten dan kepribadian kalian menarik sudah tentu akan menarik massa untuk follow kalian juga. So terlepas dari semua content is The King, context is the queen.

Semoga berguna,

Salam Inspirasi!

13 thoughts on “Foodies dan Followers: Cara naikin, jaga dan kelola!

  1. Untuk menjaga konsisten upload dan menemukan keunikkan konten, berat. Tapi bila dinikmati pasti jadi ringan. Saya masih belum konsisten.
    Kalau makanan umum saja, target followernya? Kita tentukan tertuju pada siapa baru membuat konten. Atau suka-suka kita saja, nanti ada aja yang follow?

  2. Keren banget masolo bkin istilah2nya buat naikin followers hihihi saya pilih pertalite ajaa deh tipsnya yang paling suka adalah ciptakan kreasi biar gk diunfollow . Bner bnget nih

  3. Sampai sekarang pakai cara ketiga. Premium. Sama banget, sering follow2 akun #uploadkompakan, dll. Main hestek juga sih. Tapi kadang gak konsisten. Sering mood2an posting. Kadang rajin dengan schedule yang tepat. Kadang akun dianggurin berminggu2. 😂😬

  4. Ngomongin cara nambah follower, sering sih dapat saran beli biar kelihatan banyak. Tapi masalahnya masih pengen punya banyak tapi organis bukan beli. Kudu sabar emang ya Bang

  5. Terima kasih insight-nya Mas. Kadang terlintas di pikiran, kenapa ya followers banyak tapi jangkauannya (reach) kecil? Malah, sudah pakai hashtag, jadi makin sedikit reach-nya. Apa kena shadow ban ya mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *