Opa Tan: Sehat Jadi Camilan, Kenyang Saat Dimakan

Seperti gayung bersambut, saat kita siap dengan apa yang kita doakan, maka Tuhan akan sediakan apa yang kita butuhkan. Tidak berapa lama setelah postingan perdana mengenai foodstografi ada wa masuk ke Hp masolo, menawarkan kerja sama lagi, potret produk yang bernama Opa Tan, camilan sehat yang kenyang saat dimakan karena bisa jadi lauk untuk nasi.

Betapa tidak senang hati ini, karena ternyata ada kesempatan lagi untuk belajar foto produk berupa makanan. Memang masolo akui banyak hal yang masih harus dipelajari terkait dengan foto makanan ini. Ada beberapa sudut yang harus dieksplore, ada beberapa komposisi yang harus diatur sedemikian rupa sehingga bisa sesuai tema dan menampilkan produk secara sempurna. Yang lebih menantang lagi adalah, masolo juga harus belajar mengenai penataan benda-benda yang akan ada di sekitar produk untuk menunjang pesan yang ingin produk sampaikan. Jadi tidak boleh asal meletakan barang hanya karena keindahan secara subjektif saja. Pesan dari produk kali ini adalah “Sehat Jadi Camilan, Kenyang saat Dimakan.” Sehat karen tidak mengandung msg, kenyang karena bisa jadiΒ lawuh aat dimakan bersama dengan nasi.

Kembali masolo membuka kamera kesayangan yang senantiasa menemani masolo untuk belajar, Nikon D5200+35 mm ditambah dengan tripod untuk memantapkan posisi si kamera, dan guna membantu masolo melihat melalui mata lensa. Untuk hasil fotonya bisa dilihat di bawah ini yah.

 

Salam Inspirasi.

 

Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Dok: Foodstografi

 

Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Dok: Foodstografi
Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Foodstografi
Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Dok: Foodstografi
Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Dok: Foodstografi
Sehat jadi camilan, kenyang saat dimakan
Dok: Foodstografi

Client ; Opa Tan

Tagline: Sehat Jadi Camilan, Kenyang Jadi Makanan

Gears: Nikon D5200 + 35 mm + Tripod

Location: Halaman Depan Rumah

 

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *