Ngabuburit Jadi Murid

Ngabuburit, kata yang biasanya kita dengar pada saat bulan puasa. Ngabuburit sendiri itu berasal dari Bahasa Sunda, Jawa Barat, yang berasal dari kata “burit” yang merepresentasikan waktu yang berarti sore, senja, atau menjelang Maghrib. Istilah Ngabuburit juga umum diucapkan banyak orang ketika menunggu waktu berbuka puasa, tepatnya setelah ba’da Ashar. Kebanyakan orang juga mengenal istilah Ngabuburit sebagai menunggu waktu berbuka puasa. Kata “menunggunya” itu yang lebih ditekankan dengan cara melakukan aktivitas / kegiatan tak rutin sambil menunggu Adzan Maghrib tiba untuk berbuka puasa. Sebenarnya jika ditelaah lebih mendalam, istilah kata “burit” tidak ada hubungannya dengan puasa saja. Mungkin karena buka puasa itu dilakukan saat petang (Maghrib), dimana peralihan antara sore dan malam.

Kegiatan positif apa yang bisa dilakukan saat ngabuburit, banyak hal, mulai dari yang biasa saja sampai yang kreatif luar biasa. Mmm… bagaimana kalau memanfaatkan waktu ngabuburit ini untuk belajar, untuk menjadi murid, untuk menimba ilmu? serukah?

“Yah ampun, belajar mah pas di sekolah sama di kampus mas, ngabuburit itu enakan main atau rekreasi di pinggiran BKT sembari liatin lapak makanan pada siap-siap buka!” celoteh warganet.

Emang Enak Jadi Murid?

Memang menjadi murid bukanlah perkara gampang, pendidikan yang telah kenyang kita enyam ini membuat kita sedikit jenuh dengan kata “murid”. Pola pendidikan kita yang mengharuskan murid tunduk sama gurunya membuat kita sedikit enggan dan alergi kalau mendengar kata “murid”, bahkan ketika kata “siswa” ditambahkan kata yang menurut masolo luar biasa yakni “maha”, tetap saja banyak yang enggan untuk menjadi seorang murid.

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway

Menjadi murid tidak berarti membosankan, duduk mengantug di pojok kelas sembari mendengarkan guru ngoceh tidak karuan, yang kadang sesekali tiba-tiba mengajukan pertanyaan absurb ke arah kita yang sedang menghayal tentang liburan dan jalan-jalan. Menjadi murid ternyata se-menyenangkan saat kita dengan senang hati manut local guide yang mengajak kita mengelilingi sebuah tempat wisata dan mengoceh banyak hal tentang sejarah, budaya dan pesona wisata itu. Menjadi murid itu se-menyenangkan kita duduk di pinggiran pantai dan mendengarkan celotehan nelayan lokal di sana yang mengkeluhkesahkan mata pencaharian yang kini perlahan tergeser dengan adanya status “desa wisata” di kampungnya. Menjadi murid itu juga se-menyenangkan kita mendengar tips dan trik yang bisa dipraktikan dalam ilmu per-blogger-an untuk bisa meningkatkan visitor melalui SEO dan Facebook.

Lihat kan, ternyata menjadi murid itu menyenangkan, kuncinya hanya satu, kalau sudah bersedia jadi murid, yah kita juga harus bersedia merendahkan ego dan meninggikan rasa penasaran dan rasa ingin tau akan suatu hal yang ingin kita pelajari. Mudah kan? harusnya, nyatanya tidak semua orang bisa.

Ngabuburit bersama Lalalaway

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway

Terima kasih untuk lalalaway yang sudah membuat masolo memiliki waktu ngabuburit yang berharga dengan belajar banyak hal dan ilmu, terutama mengenai Facebook. Ternyata, sebagai seorang blogger, masolo harus memaksimalkan fungsi sosial media sebagai corong promosi untuk blognya masolo. Percaya atau tidak, kompas.com mencatat bahwa Indonesia merupaka negara no 4 pengguna aktif facebook di dunia, dengan jumlah total pengguna aktifnya adalah 130 juta users, wow kan.

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway
Indonesia no.4 Euy, Mantab!

Oleh karena itulah, Mas Rendra Saputra dan Mas Darwin (inisialnya D.A.N), duo pembicara FB ads di acara “Buka puasa bersama Lalalaway”, mengajak kami para blogger untuk memanfaatkan fitur FB Ads untuk mempromosikan sekaligus meningkatkan kemampuan FB optimizer ads kita guna mendapatkan pengunjung dan trafik ke blog kita.

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway
Mas Rendra sedang memberikan Insight (*Maapin yah mas cuma tangannya doank yang difoto)

 

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway
Ilmu dari Mas Darwin tentang Targeting FB Ads

Ilmu yang diajarkan bukan hanya sekedar teori saja loh kawan, karena ternyata mereka berdua adalah spesialis handal di dunia digital marketing. Mas Rendra yang adalah Freelancer SEO Spesialist di Lalalaway, sedangkan Mas Darwin sendiri adalah Digital Marketing di Lalalaway.

Apa itu LALALAWAY?

Oh iyah, bagi yang belum tau, lalalaway itu adalah situs booking hotel yang menjawab curahan hati alias curhatnya masolo kemarin (*setelah berbulan-bulan tidak traveling karena sedang mempersiapkan pernikahan, hiks). Lalalaway ini sukses bikin masolo pingin bulan madu di Lombok atau Bali euy. Betapa tidak, harga yang ditawarkan sungguh menggoda, dengan fasilitas flash sale, masolo bisa menikmati jalan-jalan ala koper yang menginap di hotel berbintang 4 – 5. Nah bagi yang mau menginap di Hotel Four Season ada juga lho di Lalalaway, dan menariknya ada promo 40% untuk members Lalalaway.

Ngabuburi jadi murid di Lalalaway
Hotel Four Seasons di Lalalaway

 

Ngomongin soal facebook ads, ternyata masolo menjadi target iklannya lalalaway lho, dimana masolo dapat info mengenai diskon flash sale  yang cukup fantastis dari lalalaway ini sampai 70%. Ada lagi ternyata infonya di caption: Dapatkan Potongan harga Rp 300.000 setiap minggunya ! Super WOW kan. Syaratnya mudah, hanya tinggal daftar dan bisa melalui account facebook kita. FB adsnya kok bisa pas yah, bisa ajah nih lalalaway, pasang targetnya pasti para pencinta jalan-jalan alias travelife blogger yah? pantesan masolo kena target iklannya, SAH lah jadi Travelers sejati, hahahahaha.

Ngabuburit jadi murid di Lalalaway
Masolo kena target Iklannya Lalalaway

Tuh kan, masolo bilang juga apa, ternyata menjadi murid itu menyenangkan. Karena selain mendapatkan ilmu baru mengenai dunia digital dan blogging, eh ada dapet info tentang bulan madu juga yang sesuai dompet, ditambah lagi ada kuis yang bisa mendapatkan voucher jutaan rupiah dan menu berbuka puasa yang bikin kenyang dan senang.  Tuh kan enak toh jadi murid, makanya mending ngabuburit jadi murid ajah deh.

Ngabuburit jadi murid di Lalalaway
Buka Puasa Bareng Lalalaway
Ngabuburit jadi murid di Lalalaway
Kiriman Kue Spesial dari Hotel Four Season

EPILOG

“Kalau ngabuburit jadi murid, apa rasanya masolo?” celoteh warganet lagi.

“Mau tau rasanya? makanya nanti kalau lalalaway buka kelas lagi cobain deh, enak kok.” Jawab masolo sembari senyum dan ngibas-ngibas amplop hasil menang kuis.

 

Ngabuburit jadi murid di Lalalaway
Ngabuburit ala #Bloggerlife
Ngabuburit jadi murid di Lalalaway
Blogger cowo? ada kok!

 

Salam Inspirasi,

Sesuapnasi.

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

8 thoughts on “Ngabuburit Jadi Murid

  • June 8, 2018 at 7:02 pm
    Permalink

    Tema puasa nagbuburit nih, seru juga yah.
    ngabuburit jadi murid:)

    Reply
  • June 8, 2018 at 7:24 pm
    Permalink

    wah ini mah asyik ya materinya juga bagus untuk dipelajari

    Reply
  • June 8, 2018 at 10:24 pm
    Permalink

    Mau married apa sudah married mas? Asyik juga ya bisa bulan madu pakai Lalalaway… Belum lagi ilmunya mantaps

    Reply
  • June 8, 2018 at 10:39 pm
    Permalink

    Ngaburuburit yg seru ya mas ya…
    Apalagi bs cek cek referensi liburan di lalaway. Dari berbagai situs yg ada, lalaway jg bs jd referensi liburan dg tarif termurah…

    Reply
  • June 11, 2018 at 8:56 am
    Permalink

    Asyiknya jadi murid saat ngabuburit. Pas buka puasa, sekalian langsung kenyang hehehe. Keren tulisannya.

    Reply
  • June 11, 2018 at 6:02 pm
    Permalink

    Selalu jadi murid agar terisi senantiasa, apalagi materi yg dibagi bang darwin dan bang rendra penting dan kekinian bangets.berfaedah edisi ngabuburit hari itu ya baang

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *