Belajar Videografi Bareng Nia Dinata

Perubahan jaman membawa banyak perubahan gaya hidup di kalangan anak muda. Dahulu segala informasi yang hanya bisa didapatkan melalui media tulis kini dapat didapatkan dalam sekejap melalui digital. Media informasi pun berubah, dari yang hanya satu arah, kini ke berbagai arah. Siapapun dapat memberikan informasi, siapapun dapat menyebarkan informasi, siapapun dapat menciptakan informasi melalui karya, videografi menjadi penting untuk dipelajari.

#SEHATituKeren
Kids Zaman Now

Kids Jaman Now percaya bahwa semua orang bisa berkarya melalui apa yang ada di genggamannya, yap gadgetlah alat yang terpercaya untuk bisa berkarya maksimal. Bukan hanya tulisan saja, tapi segala bentuk media dapat diproduksi melalui alat ini. Dulu, era blog menjadi media informasi sudah mulai ditinggalkan, berganti menjadi vlog, media audio visual yang dirasa menjawab kebutuhan Kids Jaman Now, tinggal pencet, save lalu upload, seketika itulah karya tercipta.

Sayangnya kemudahan teknologi tersebut sering tidak dibarengi dengan pengetahuan, kreativitas bahkan rambu-rambu moral yang berlaku. Siapapun bisa mengunggah vlog, video tutorial di youtube, video dokumenter di instagram, atau sekedar video sehari-hari di media sosial lainnya. Tapi tidak semua bisa menciptakan karya yang bisa menginspirasi orang lain.

#SEHATituKeren
Para peserta yang masih muda belia

Oleh karena itu, produser dan sutradara yang telah membuat film-film yang banyak mendapatkan penghargaan bergengsi (Arisan, Janji Joni, Berbagi Suami, Ca Bau Kan, dan masih banyak lagi) merasa perlu untuk bisa berbagi ilmu serta menginspirasi teman-teman jaman now untuk bisa menciptakan karya terutama video yang bisa menginspirasi banyak orang. Melalui workshop yang diselenggarakan oleh Yayasan Jantung Indonesia dalam rangka untuk mendukung kompetisi Video Instagram dengan tajuk #SEHATituKeren” bagi pelajar tingkat SMA/SMK, Mba Nia mengajak seluruh peserta workshop untuk turut aktif memberikan inspirasi bagi orang lain, terutama bagi teman-teman mereka sendiri.

#SEHATituKeren
Sharing Session

 

#SEHATituKeren
Para peserta workshop menyimak dengan seksama

 

#SEHATituKeren
Mba Nia Dinata sedang membagikan ilmu

Hal penting yang Mba Nia sampaikan terkait dengan videografi adalah bagaimana menemukan dan bahkan membuat logline. Logline adalah sebuah kalimat lengkap yang berisi sinopsis dan sebuah pancingan menarik dari sebuah cerita. Logline inilah yang nantinya akan menjadi jantung dari sebuah video. Logline harus jelas, berbunyi, berdetak dan bercerita. Tujuannya sudah tentu supaya video yang dibuat itu memiliki jiwa dan detaknya bisa menggetarkan siapapun yang menontonnya.

Keseruan terjadi saat Mba Nia memberikan PR bagi para peserta workshop yang sebagian besar adalah anak muda belia. Dengan bantuan laptop, mba Nia memutar beberapa video dokumenter pendek yang dibuat oleh murid-muridnya yang sebaya dengan peserta workshop, kemudian peserta workshop harus mencari apa logline dari cerita tersebut beserta kekurangan utama dari video tersebut.

#SEHATituKeren
Pemutaran Video Singkat “Sariban”

Video yang cukup banyak mendapatkan tanggapan adalah video yang berjudul “Sariban, Pejuang Sampah dari Bandung.” Berbagai masukan, komentar serta pertanyaan diberikan oleh peserta kepada Mba Nia. Dan tentunya diskusi ini jadi lebih hidup karena pun ternyata para peserta antusias untuk memberikan tanggapan dari video tersebut.

Acara diakhiri dengan pemberian PR kembali dari Mba Nia, bedanya kali ini para peserta diminta untuk membuat logline mereka sendiri yang akan diikutkan kompetisi videogram Yayasan Jantung Indonesia yang bertema #SEHATituKeren”. Eh ternyata, Mba Nia itu salah satu dari 5 juri yang akan menilai kompetisi yang sedang berlangsung saat ini sampai 20 Mei 2018. Lucu-lucu deh logline para peserta, beberapa yang loglinenya terlihat nyentrik dan berbeda dibacakan oleh Mba Nia, diantaranya adalah logline yang berbunyi “Tetap semangat untuk menjadi atlet parkour walau kaki cantengan.” Hahaha, sungguh menarik dan out of the box.

#SEHATituKeren
Antusiasme para peserta

Ternyata generasi kids jaman now ini luar biasa kreatif lho, apalagi jika ditambahkan bekal, ilmu dan moral yang cukup, rasa-rasanya bangsa Indonesia tidak akan kekurangan generasi kreatif yang positif untuk membangun bangsa ini. Dan agaknya untuk menyebarkan semangat positif seperti #SEHATituKeren bukanlah hal yang mustahil.

#SEHATituKeren
Berkarya bagi bangsa

Nah bagi kalian para harapan bangsa yang masih duduk di bangku SMA/SMK, yang pengen banget membuat karya, dilihat banyak orang bahkan menginspirasi yuk ikutan kompetisi videogram yang diselenggarakan oleh Yayasan Jantung Indonesia. Jangan lupa untuk mencantumkan #SEHATituKeren di videonya yah. Batas waktu upload videonya adalah sampai tanggal 20 Mei 2018. Hadiahnya menarik lho, jutaan rupiah tersedia bagi yang videonya berhasil menggugah dan menginspirasi para juri dan masyarakat Indonesia.

#SEHATituKeren
Info lebih lanjut: http://www.inaheart.or.id/videogram/

 

Salam Inspirasi,

Sesuapnasi

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

3 thoughts on “Belajar Videografi Bareng Nia Dinata

  • May 18, 2018 at 2:16 am
    Permalink

    Wah… kapan ya kegiatan seperti ini masuk ke Pontianak, pengen banget bisa belajar dan share mengenai ilmu videografi dari expertnya langsung.

    Reply
    • May 18, 2018 at 11:20 am
      Permalink

      Wah beluman ada toh mas di pontianak yah? nanti coba kuinfokan teman-teman deh supaya bisa diadakan di sana.

      Salam Inspirasi

      Reply
  • June 13, 2018 at 3:10 am
    Permalink

    Wahh udah belajar videografi bareng mba Nia ya?? Boleh lah kapan2 mas olo yg shoot video klip akuu…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *