Tebing Breksi, Katanya sih Bagus!

“Mas…”

 

“PING!”

 

“Duh apaan deh ini, malem-malem begini berisik ajah nih hp. Ganggu tidur ajah..” Gerutuku sembari garuk-garuk kepala dan nguap ga karuan.

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Hadeh….

Belum sempat kubalas whatsapp-nya, tau-tau si Pam sudah menghujani gallery fotoku dengan pose selfie andalan dia dan pacarnya saat sedang jalan-jalan ke Yogjakarta. Di salah satu foto saat dia berpose manja dengan pacarnya, ada caption yang cukup menohok “Ehmm.. Ga pengen nih kek gini…hahaha”. Wah, nih anak minta dijejelin sambel terasi campur ikan teri medan nih keknya…hahahahhaha…

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
“Ehm.. Ga Pengen Kek Gini Mas?”

Lanjut cerita, aku jadi tidak bisa tidur dibuatnya, yang tadinya mata sudah 5 watt kini kembali terang benderang, yang tadinya sudah malas untuk melihat hp, sekarang malah semangat membaca setiap pesan yang masuk, sekaligus foto-foto selfienya si Pam yang sebenarnya ga ada istimewanya di mata fotografer. Tapi apa daya, aku dibuat melek semelek-meleknya dengan ceritanya saat mengunjungi Yogja. Benar adanya bahwa mendengar katanya saja: “Yogja”, mampu membuat kita berada di sana, mengunjungi setiap keramahtamahannya, menyeruput nikmatnya kopi joss ala angkringan, menikmati santapan sate usus dan sejenisnya, menikmati suasana malamnya yang membuat rasa ngantuk hilang seketika. Ah Yogja, aku rindu… rindu berpetualang ke sana.

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Yogyakarta Bikin Rindu

Yogyakarta, seperti namanya, se-yogya-nya saya harus berada di sana malam ini. Kisah demi kisah yang dilantunkan oleh sodara aku yang super bawel itu mampu membangkitkan kenangan sekaligus kerinduan akan sebuah perjalanan menuju Yogya. Yogyakarta yang selalu ramah kepada setiap orang yang mengunjunginya, Yogyakarta yang selalu membuat perut kami kenyang dan terpuaskan dengan harganya yang bersahabat, Yogyakarta yang membuat kami rela berjalan jauh menuju alun-alunnya hanya untuk menguji nyali berjalan di antara dua beringin kembar, Yogyakarta yang senantiasa membuat kami berdecak kagum dengan megahnya bangunan bersejarah, berbudaya, tua namun tidak usang dan candi-candinya yang megah, sebut saja Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Ijo, Candi Mendut dan Candi Ratu Boko yang terkenal sebagai tempat Rangga dan Cinta mengasah kembali cinta mereka berdua. Pokoknya Yogyakarta selalu punya alasan untuk membuat kita kembali ke sana, berpetualang di sana.

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Candi Borobudur

 

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Ini namanya Pelataran Candi Ratu Boko

Ada satu cerita dari Pam yang membuat aku harus googling dulu sebelum membayangkannya, kenapa? Karena tempat itu sering lalu lalang di telingaku tapi belum sempat mampir ke sana. Saking penasarannya saya sampai harus mengetikan banyak kata kunci pada mbah google untuk bisa menemukan foto dan spot terbaiknya. Sebenarnya Pam sudah mengirimkan beberapa fotonya sebelum menceritakan tempat tersebut, tapi karena foto yang dikirimkan isinya hanya muka dia dan pacarnya, yah terpaksa saya harus mencari dan menggali lagi informasi mengenai tempat ini. Namanya Tebing Breksi, nama panggilan? Bisa brek..brek..brek… atau yah si..si…si… (jayus yak? Maap).

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Sumber: Google

Menurut cerita Pam, Tebing Breksi dulunya merupakan area tambang batu yang bentuknya seperti bukit dengan tinggi sekitar 20 meter dan memanjang hingga puluhan meter. Sebelum resmi dibuka menjadi tempat wisata oleh pemerintah setempat pada 30 Mei 2015, Tebing Breksi sempat terlantar setelah tidak lagi memiliki aktivitas penambangan. Melalui sebuah penelitian, Tebing Breksi memiliki endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran dan Gunung Kidul kemudian diputuskan menjadi bagian dari Geoheritage Candi Ijo. Nantinya Tebing Breksi akan dipugar menjadi Taman Tebing Breksi. Kok kisahnya hampir sama seperti Kandang Godzilla yang ada di Ujung Cisoka yah? Mungkinkah ini yang dinamakan jodoh? Wkwkwkwkwkwk….

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Merah Putih di Puncak Breksi

Kata Pam, Da’Best-nya dari Tebing Breksi ini deretan tebing batu kapur sisa penambangan yang berdiri dengan gagah dan indah. Tebing ini akan semakin cantik saat terkena paparan sinar matahari pagi. Tidak heran kalau banyak para travelers  yang datang ke sini saat matahari terbit atau pun terbenam. Dari atas tebing, para wisatawan juga bisa menikmati pemandangan luar biasa yaitu Candi Prambanan, Candi Sojiwan, dan Candi Barong dengan latar belakang Gunung Merapi. Lagi-lagi saya harus tanya mbah google untuk bisa membayangkan keindahan Tebing Breksi ini, karena yah lagi-lagi Pam mengirimkan foto yang isinya muka full mereka berdua..hahhaha… Pam bilang ini tebing mempunyai pesona yang luar biasa kalau dijepret menggunakan mata lensa, baik lensa hp maupun lensa kamera. Karena sesaat setelah kita jepret dan posting di social media, bakalan banyak love di IG yang kamu dapat…wew… magic.. ga percaya? Coba aja posting deh di akun Instagrammu, dijamin bakalan banyak dapet love dan banyak orang yang akan nanya dan ingin berkunjung ke tempat ini.

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Da’Best banget…
Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Sumber: https://www.instagram.com/pambudiirade/?hl=id
Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Siapa yang ga mupeng coba dikirimin foto beginian…

Nah, sedikit info dari Pam bagi yang mau traveling ke Tebing Breksi ini, bahwa Objek wisata alam Tebing Breksi ini berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Lokasinya tidak jauh dari Candi Ijo yakni hanya sekitar 1 kilometer, sehingga seringnya para wisatawan mengunjungi kedua tempat wisata ini dalam satu hari. Meski berada di jalur utama dan mudah ditemukan, kondisi jalan menuju Tebing Breksi agak menanjak dan tidak terlalu mulus. Jadi kita harus mempersiapkan stamina dan cek kondisi kendaraan agar perjalanan terasa lebih nyaman dan aman.

Kalau kata Pam, setibanya di Tebing Breksi, kamu tidak dikenai tarif masuk seperti tempat wisata lainnya melainkan dimintai sumbangan sukarela yang tidak dipatok tarifnya. Sedangkan untuk parkir kendaraan, kamu dikenai Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 2.000 untuk motor. Murah ya!

Berhubung Tebing Breksi dibuka kapan saja, maka biasanya para travelers yang tiba di Yogyakarta menggunakan kereta api Taksaka atau Argo Lawu sekitar jam 4  atau setengah 5 pagi langsung menuju ke Tebing Breksi dari stasiun Tugu Yogyakarta. Jarak stasiun Tugu Yogyakarta ke Tebing Breksi sendiri hanya 20 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 50 menit menggunakan kendaraan pribadi. Sesampainya di sana, mereka disambut oleh matahari pagi yang menambah keindahan Tebing Breksi. Rasa lelah selama perjalanan di kereta api berjam-jam pasti akan hilang seketika.

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Langsung Pesen..

Kalau ditanya tertarik apa engga, yah jawabannya sudah pasti tertarik lah. Apalagi kalau Si Pam cerita itu beneran bikin mupeng tingkat dewa, dia memang jago mengemas sebuah kisah perjalanan menjadi sangat menarik. Tanpa sadar, jemari Mas_Olo bermain nakal menekan sebuah aplikasi burung biru yang bernama Traveloka dan wus…wus…wus… seketika itu juga, tiket jurusan Jakarta-Jogja selesai dipesan… Gercep banget yah…hahahhaha….Nah ini, kalau kamu tertarik dengan cerita si Pam, langsung cus deh beli tiket kereta api kamu di situs Traveloka, atau klik link berikut: https://www.traveloka.com/kereta-api.

Prolog:

“Mas…Mas…Mas…”

 

“Yeee… malahan tidur, orang lagi seru juga ceritanya…. Udah buruan pesen tiket gih, ajak mbanya jalan-jalan, kasian tuh disuruh kerja mulu sama ngurusin souvenir orang mulu…”

 

“Tapi ingat yah, kalau udah disana harus menjaga lingkungan; JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN, JANGAN CORAT-CORET TEBINGNYA KEK ANAK ALAY, SAMA JANGAN DICEMILIN ITU TEBINGNYA… okeehh…”

 

“Trus jangan lupa foto kek gini yah…”

Tebing Breksi, Katanya sih Bagus
Sumber: https://www.instagram.com/pambudiirade/?hl=id

 

Dan seketika tidak ada balasan di HP Pam, karena Mas_Olo sudah keburu tidur karena besok HARUS KE TEBING BREKSI !!!

zzzzzzzz…..zzzzzzzzzz…..zzzzzzzzz

Salam Inspirasi,

Mas_Olo

 

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

30 thoughts on “Tebing Breksi, Katanya sih Bagus!

  • August 22, 2017 at 9:08 am
    Permalink

    ya ammpun puncak breksi keren banget. btw artikelnya keren gan tidak membuat bosan ketika di baca

    Reply
  • August 22, 2017 at 9:15 am
    Permalink

    Bagus banget mas apalagi pemandangannya, bikin mata segerr

    Reply
  • August 22, 2017 at 9:38 am
    Permalink

    Rumah saya deket situ gan ehehehe..kapan kapan mampir rumah saya wkwkw

    Reply
    • August 22, 2017 at 9:38 am
      Permalink

      wah siap gan… saya bakalan info kalau ke sana 🙂

      Reply
  • August 22, 2017 at 9:45 am
    Permalink

    Di Yogyakarta selain Tebing Breksi ada wisata apa aja ya gan?dipost dong hehe soalnya mau study tour biar jalan jalan sekalian nih

    Reply
    • August 22, 2017 at 9:54 am
      Permalink

      banyak banget gan… nanti yah satu-satu di postnya..hehhe…

      Reply
  • August 22, 2017 at 10:08 am
    Permalink

    Bagus bro lokasinya..boleh nih mampir klo ke jogja…

    Reply
  • August 22, 2017 at 10:23 am
    Permalink

    Waaa cakeppp bangettt yha

    Reply
  • August 22, 2017 at 10:45 am
    Permalink

    Keren banget mas olo…mau donk diajak trip bareng..

    Ditunggu lhoo tulisan2 berikutnya, mas

    Reply
  • August 22, 2017 at 11:17 am
    Permalink

    jadi pengen pergi keluar kota njayyy
    thanks lah infonya

    Reply
  • August 22, 2017 at 11:54 am
    Permalink

    bagus bagus nih pemandangannya jadi pengen ke sana hehe

    Reply
  • August 23, 2017 at 2:25 am
    Permalink

    Keren banget mas Olo.
    Menurut survey terbaru terhadap generasi millenial atau generasi Y (yang lahir antara 1985-1994), hobby terbesar mereka (atau kita) adalah travelling. GenY so crazy about travelling.

    Blog ini sangat relevan dan menjawab kehausan genY terhadap travelling. Ternyata di Indonesia, tanah kita sendiri, kita ngga pernah kekurangan spot untuk dieksplorasi dan dinikmati.

    Rasanya kalo mas Olo nulis terus tentang spot2 keren begini, kita2 jadi makin cinta Indonesia deh. Yuk kita lestarikan juga tempat2 sprti ini, supaya generasi mendatang bisa menikmatinya juga.

    Salam traveller!

    Reply
  • August 23, 2017 at 7:08 am
    Permalink

    beh, mantap. pas liat thumbnail di twitter kirain di Bangkalan itu haha

    Reply
  • August 24, 2017 at 5:15 am
    Permalink

    Tempat wisata yang unik, belum banyak tempat di Indonesia yang seperti ini

    Reply
  • August 24, 2017 at 10:47 pm
    Permalink

    Mau banget dong juga foto sama kedua owl ituuu, hahaha keren keren, waktu pas ke jogja blm kesana juga, makasih infonya mas olo

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *