Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!

“Jangan sekali-kali engkau melupakan sejarah!!! ” JAS MERAH – Ir.Soekarno

Sedari dahulu, belajar sejarah adalah suatu keharusan di dalam pendidikan. Dikarenakan keharusan tersebutlah, maka mata pelajaran sejarah selalu hadir di setiap jenjang pendidikan kita, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Bagi yang tertarik dengan sejarah, sepertinya memutuskan untuk mengambil jurusan mata kuliah sejarah atau yang berbau penemuan dan pemaknaan sejarah dirasa pilihan yang tepat.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Pidato Bung Karno

Pertanyaan selanjutnya adalah, dengan begitu masifnya jargon untuk tidak melupakan sejarah, serta pelajaran-pelajaran mengenai sejarah yang diberikan di setia tingkat pendidikan, berapa persen dari masyarakat Indonesia yang tertarik dengan sejarah bangsa, nggak usah tertarik dahulu, sekedar mengingat sejarah saja sepertinya sangat jarang ditemui, terlebih lagi dengan terpaan banyaknya cerita, kisah, hingga legenda lainnya, mulai dari mahabarata hingga sejarah pearl harbour bahkan kisah fiktif the Avanger yang lebih menarik daripada mempelajari sejarah bangsa sendiri. Ga percaya? Coba saja kita tes, siapa yang lebih tenar antara Sukarni dengan Tony Stark? Tentu saja Tony  Stark, sang jenius yang berada di balik baju besi Iron Man. Lantas siapa tuh Soekarni itu? Sodaranya Soekarno kah? Kakak kandung apa adiknya yah? Hehehe…

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Soekarni Bersama Bung Hatta

Tuh kan terbukti, sangat sedikit yang tau dengan sosok yang bernama Soekarni, padahal beliau adalah salah satu tokoh nasional penting dibalik kemerdekaan Indonesia. Pria kelahiran Blitar ini punya peran penting di balik sejarah proses pembacaan teks proklamasi kemerdekaan RI. Nah terkait dengan sejarah itu, ada baiknya kita kembali mengulang belajar sejarah dengan mengunjungi tempat bersejarah tersebut, suatu cara yang agaknya tidak pernah dilakukan di bangku pendidikan saat belajar sejarah, sehingga sejarah terkesan usang, kuno, dan melelahkan karena harus menghafal nama, tempat serta tanggal. Padahal jika kita terjun di dalamnya, ada makna dalam yang terdapat di setiap peristiwa tersebut.

16 Agustus 1945

Rengasdengklok menjadi kota penting dalam tonggak sejarah proklamasi. Bukan Tony Stark atau Wolverine yang membawa presiden pertama kita, I.R Soekarno ke sini untuk mendesak melakukan perumusan serta penandatanganan dokumen proklamasi setelah golongan muda mendengar kekalahan mengenai Jepang atas sekutu. Sukarni Kartowirjo beserta golongan muda lainnyalah yang “menculik” Bung Karno dan Bung Hatta ke daerah terpencil di ujung Bekasi untuk mendesak Bung Karno agar memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Awalnya tempat yang dituju adalah markas PETA yang letaknya berada di sebuah daerah yang bernama Rengasdengklok. Karena dirasa terlalu mencolok dan terlalu sempit, maka dipilihlah sebuah tempat milik warga untuk dijadikan tempat perumusan dan penandatanganan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Rengasdengklok, Saksi Sejarah Kemerdekaan RI

Lain Soekari lain pula dengan Djiaw Kie Siong. Nama yang hampir tidak pernah terdengar dan tersebut dalam sejarah bangsa Indonesia, padahal beliau memilik andil yang cukup banyak juga dalam proses tonggak sejarah bangsa kita. Dengan rasa ikhlas bercampur bangga, Djiaw Kie Siong merelakan rumahnya yang terletak di  di Dusun BojongRengasdengklokKabupaten Karawang, untuk digunakan sebagai tempat Bung Karno dan Bung Hatta diinapkan oleh para pemuda (Adam MalikChaerul SalehSukarni.) yang menculik mereka dan mendesak agar kemerdekaan Indonesia diproklamasikan segera. Di rumah ini pula naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia dipersiapkan dan ditulis.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Piagam Penghargaan

Agaknya nama-nama diatas akan terlihat asing dan kurang menarik jika hanya terdapat di buku mata pelajaran sejarah yang hanya akan terletak di perpustakaan sekolah saja. Nama-nama diatas akan terasa hidup ketika kita mengeja sekaligus melihat muka mereka melalui sebuah foto sejarah, di sebuah tempat yang menjadi saksi sejarah atas kehidupan mereka serta andil mereka dalam sejarah proklamasi. Coba saja berkunjung ke Rumah Sejarah yang terletak di Rengasdengklok, tempat dimana sejarah bangsa terukir jelas dan nyata di waktu lampau. Dengan menginjakan kaki disana saja sudah tergambarkan bagaimana golongan muda “menculik” dengan tujuan baik para bapak bangsa kita. Suasana yang jauh dari hingar bingar membuat tempat ini dirasa pas untuk dijadikan tempat perumusan naskah proklamasi. Pembelajaran sejarah terbaik adalah dengan melakukan perjalanan waktu menuju sejarah, napak tilas istilah kerennya. Dan napak tilas ini dimulai di sini, yaitu Rumah Sejarah.

Rumah Sejarah

Rumah sejarah yang Mas Olo kunjungi adalah persis seperti yang Bung Karno dan Bung Hatta singgahi, hanya saja sekarang sudah digeser sekitar 500 meter dikarenakan lokasi aslinya sudah terkena abrasi sungai Citarum, sehingga terpaksa harus dipindahkan. Memasuki pintu pagar rumah sejarah, aroma sejarah dan proklamasi sudah kental tercium. Dengan pagar yang berwarna merah putih, disertai kibaran bendera merah putih di sisi kiri dan kanannya membuat pikiran Mas Olo kembali ke masa itu.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Rumah Sejarah
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Rumah Sejarah
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Alamatnya…
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Keturunan dari Djiaw Kie Siong

Rumahnya sederhana, ornament kayu menghiasi setiap interior rumah. Rangka atap yang terbuat dari Bambu, serta lantai yang terbuat dari ubin hasi pengerjaan tangan dari tanah liat. Hanya ada ruangan tamu yang cukup besar untuk berdiskusi, disertai kamar di sisi kiri yang ditempati oleh Bung Karno dan sisi Kanan yang ditempati oleh Bung Hatta. Perjalanan sejarah inipun dimulai, meresapi setiap detik kejadianya, setiap debat dan pendapat dalam perumusan teksnya, serta setiap peluh dan haru yang tercurah saat perumusan teks proklamasi membuat Mas Olo menjadi sedikit mengeri mengenai sejarah. Apalagi ditambah khayalan Bung Karno yang sedang tos-tosan dengan Bung Hatta dan para golongan muda setelah proses penandatanganan teks proklamasi berlangsung. Ini baru yang dinamakan belajar sejarah.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Isi Buku Tamu Dulu
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Kamar Bung Karno
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Tempat Tidur Bung Karno
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Meja Bung Karno
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Pojok Bung Karno
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Kamar Bung Hatta
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Rentetan Sejarah

Tugu Kebulatan Tekad

Tidak jauh dari Rumah Sejarah, terdapat Tugu Kebulatan Tekad yang berdiri gagah dengan kepalan tangan yang mengacung ke atas. Dahulu tempat inilah yang dijadikan markas PETA, tempat yang tadinya ingin digunakan untuk merumuskan naskah proklamasi. Kini ditempat itu terukir manis rentetan sejarah proklamasi, mulai dari berita kekalahan Jepang atas sekutu hingga pembacaan teks proklamasi pertama di Rengasdengklok. Just For Info, Teks proklamasi sudah lebih dahulu dibacakan di hadapan masyarakat di Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945, sehingga perayaan hari kemerdekaan atau proklamasi lebih ramai dilakukan masyarakat Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus. Sebuah semangat nyata akan kemerdekaan yang kini kita rasakan secara bebas.

Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Tempat Teks Proklamas dibacakan pertama kali
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Proklamasi
Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!
Kibar Sang Saka Merah Putih

Ada baiknya, pada hari perayan kemerdekaan Negara Kita Tercinta yang ke-72 ini kita mencoba menilik kembali sejarah dan menyelaminya. Cara paling ampuh adalah dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan biarkan imajinasimu mengalirkan gambaran waktu mengenai tempo dahulu, tepat pada saat para tokoh-tokoh nasional kita merumuskan kemerdekaan itu. Niscaya, kalian akan menghargai dan terharu dengan perjuangan para tokoh bangsa dalam merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dan kita akan paham betul mengapa Pancasila yang dipilih oleh para Bapak Bangsa menjadi dasar Negara kita, Bukan ekstrimis, komunis, khilafah atau dasar Negara yang lain. Selamat hari Kemerdekaan Indonesi, Pancasila adalah harga Mati, NKRI adalah Harga mati… MERDEKA!!!

Jangan Lagi Kita Terbelenggu !!!

 

Salam Inspirasi,

Sesuap Nasi

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

34 thoughts on “Rengasdengklok, Sejarah yang nyaris terlupakan!

  • August 17, 2017 at 3:13 am
    Permalink

    kalau dari buku sd yang saya tau bung karno di culik sama pemuda karena golongan tua nggk mo buru2 merdeka, golongan tua malah pecaya sama janji jepang. padahal jepang udah kalah total di nagasaki sama hirosima. nah pas moment itu saat yang tepat mungkin indonesia untuk merdeka.

    CMIIW klo salah hehehe

    Reply
    • August 17, 2017 at 3:28 am
      Permalink

      Yes mas brog, betul sekali.. oleh karena itu golongan muda “menculik” dan mendesak Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia, karena dirasa sangat tepat waktunya…

      Reply
  • August 17, 2017 at 3:50 am
    Permalink

    tidak adanya peristiwa rengasdengklok mungkin saja sampai saat ini negara kita masih negara jajahan

    Reply
    • August 17, 2017 at 3:52 am
      Permalink

      Setuju mas brog.. makanya bisa dibilang tempat ini adalah tonggak penting Proklamasi Indonesia…

      Reply
  • August 17, 2017 at 3:51 am
    Permalink

    Thanks postingannya gan, kembali mengingatkan kita untuk tidak melupakan sejarah. Karena tanpa adanaya sejarah kita tak an sampai di titik searang ini

    Reply
  • August 17, 2017 at 4:02 am
    Permalink

    sebagai generasi penerus sudah seharusnya untuk melestarikan.

    Reply
  • August 17, 2017 at 4:04 am
    Permalink

    Memang rengasdengklok itu banyak sekali sejarah nya, contohnya tempat presiden soekarno diamankan oleh para golongan muda untuk mendesak soekarno agar cepat mem proklamasikan kemerdekaan indonesia

    Reply
  • August 17, 2017 at 5:01 am
    Permalink

    wah saya merasa, bodoh karena pak sukarni pun saya tidak tahu padahal dia adalah tokoh penting!

    Reply
    • August 17, 2017 at 5:48 am
      Permalink

      Justru itu makanya kita harus belajar sejarah dengan cara yang berbeda, yaitu dengan wisata sejarah 🙂

      Reply
  • August 17, 2017 at 6:01 am
    Permalink

    Ternyata sejarah rengasdengklok kaya gtu. Saya baru tau. Makasih atas informasi sejarahnya..

    Reply
  • August 17, 2017 at 11:24 am
    Permalink

    baru tahu saya kalau ada orang ket. tiong hoa di balik jasa kemerdekaan,indonesia memang di bangun di atas ke bhinekaan…NKRI harga mati 4ever

    Reply
  • August 17, 2017 at 11:25 am
    Permalink

    Setahuku hampir semua sejarah yang ada di Indonesia hampir dilupakan, salam Mbah Adit.

    Reply
  • August 17, 2017 at 11:29 am
    Permalink

    Jayalah Indonesiaku. Semoga negara kita terhindar lagi yang namanya KEJAHATAN !!

    Reply
  • August 17, 2017 at 11:50 am
    Permalink

    ini sangat menarik sekali…gan semangat ya…kupas tuntas sejarah yang selama ini terkubur. jujur ini baru saya tahu karni itu. makasi ini referensi kelas yang luar biasa buat saya dalam sejarah…salam kenal

    Reply
  • August 17, 2017 at 12:52 pm
    Permalink

    Terimakasih artikel ini berguna sekali

    Reply
  • August 18, 2017 at 12:57 am
    Permalink

    Sepertinya memang terlupakan bro, saya orang karawang merasa sedih.. karena kemerdekaan indonesia berawal dari kabupaten karawang.

    Reply
  • August 18, 2017 at 4:31 am
    Permalink

    Yah, remaja sekarang lebih suka cerita fiktif di film-film, kaya saya. Hehe kalaupun ada yang suka sejarah pasti sukanya sejarah luar…

    Reply
  • August 18, 2017 at 8:36 am
    Permalink

    Nice info. Bisa buat bahan ngajar saya. Slama ini saya ngajar, susah buat nyari gambar2 ttg rengas dengklok. Salam kenal.

    Reply
  • August 19, 2017 at 12:43 am
    Permalink

    sejarah ini sangat penting . pariwisata ini sangat menjual sebetulnya tapi harus tetap di jaga dan dilestarikan.

    Reply
  • August 19, 2017 at 1:52 am
    Permalink

    belum eprnah ke rumahnya ini
    banyak banget jejak sejarahnya
    cuma pernah liat kursi dan meja buat menyusun teks proklamasi yang kini disimpan di perjuangan jogja
    cerita rengasdengklok ini gokil banget,
    dengan waktu singkat, eh tiba2 udah bulat merdeka aja
    meski banyak perdebatan panjang juga

    Reply
  • August 19, 2017 at 6:13 am
    Permalink

    saya fans banget dengan bungkarno…. rengas dengklok memang hampir nyaris terlupakan

    Reply
  • August 19, 2017 at 6:42 am
    Permalink

    makasih kang redo postinganya sangat bermanfaat pas di baca di bulan agustus wihhh bangkit rasa patriotku wkwkwk

    Reply
  • August 19, 2017 at 9:03 am
    Permalink

    waaw.. hampir aja aku lupa sama sejarah gini.. thank you postingannya informatif banget 🙂

    Reply
  • August 19, 2017 at 10:02 am
    Permalink

    Memang rengasdengklok kota yang penuh sejarah, btw nice artikel gan menambah wawasan saya 😀

    Reply
  • August 20, 2017 at 1:20 am
    Permalink

    rengasdebklok kata yang membuat gue teringat sama presiden soekarno gan.

    Reply
  • August 26, 2017 at 3:09 am
    Permalink

    mantep semua masih terjaga, betul sob ane aja ampir lupa dengan ini nice artikel sob.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *