Macet? Singgah ajah Ke Tavern

“Singgah sekejap adalah cara, untuk menenangkan diri dari padatnya ibukota…”

Jakarta dengan kemacetannya selalu sukses membuat jiwa raga menjadi lelah. Terlebih jikalau kemacetan mengular panjang padahal tenaga dan semangat sudah habis terserap pekerjaan di kantor. Tak heran jikalau klakson menjadi perpanjangan mulut dari emosi raga yang telah menjadi lelah dan ingin bersegera menuju ke rumah.

Untuk meredakan emosi, mengisi energi kembali sekaligus menanti kemacetan agar sedikit berkurang, ada sebuah tempat yang dirasa pas. Perpaduan antara tempat yang cozy, nyeni, dan nyenengi dibalur dengan musik yang mampu menggoyang tubuh akan sangat berguna untuk mengusir lelah dan penat sepulang kerja. Perpaduan rasa, selera dan suara akan menjadi relaksasi sempurna untuk menunggu macet berlalu. Ada apa di tugu tani, kenapa kita harus menepi?

Jawabannya yah ini, di tugu tani ada sebuah tempat persinggahan yang mampu membuat kita terkesima dengan semua yang ada di dalamnya. Sedari dahulu Aryaduta sudah sangat dikenal dengan kemampuannya untuk menyajikan makanan dan minuman secara unik dan nikmat, selain dari sisi rasa, sisi experience sangat diperhatikan oleh manajemen Aryaduta. Kuncinya sederhana, ketika pengunjung menikmati rasa yang dibalur dengan selera dan dipadu dengan suara, seketika itu juga pengunjung akan merasakan experience yang akan membuat dirinya kembali dan terus kembali ke situ. Sudah terbukti bahwa experience mampu membawa pengunjung ke tingkat loyalitas tertinggi.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Lorong-Lorong

Kali ini Mas Olo berkesempatan untuk merasakan experience tersebut. Berawal dari pesan whatsapp di hp, langkah kaki ini terasa ringan untuk menuju sebuah sudut di Aryaduta. Sudut ini bernama Tavern, dimana ketika memasukinya terasa seperti memasuki sisi lain dari kota Jakarta, jauh dari hingar bingar klakson dan asap kendaraan akibat macet, berganti dengan lantunan music yang seketika mampu membuat kepala bergoyang. Kesan pertama begitu menggoda, begitu pula kesan pertama ketika memasuki Tavern yang ternyata letaknya tersembunyi jauh ke bawah di sisi Hotel  Aryaduta. Menuruni tangga Mas Olo disajikan foto penyanyi dan group band ternama. Persis seperti berada di lorong saat memasuki studio recording. Memasuki pintu kaca, suasana berganti, lantunan mulai terdengar lebih kencang, suara perbincangan santai terdengar, suara bola billyar beradu, dan dentingan gelas. Wah ini baru namanya singgah sekejap.

Minuman Pembuka: Lychee Tea

Ternyata teman-teman blogger yang lain sudah menanti di meja yang cukup cozy, letaknya di pojokan dan dapat melihat ke berbagai sudut. Senyum ramah dan hangat diberikan oleh Mba Dita, sebagai pihak dari Tavern Aryaduta yang mengundang kami para blogger. Tawaran pertamanya adalah makan/minum, dengan malu-malu Mas Olo menjawab minum, dan memesan segelas lychee tea sebagai pembukaan singgah sekejap malam ini.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Para Blogger sudah duluan icip-icip

Makanan Pembuka: Chicken Wings 4 Rasa + Bread

Setelah lychee Tea diteguk, ada hidangan pembuka yang sudah berada di meja sedari tadi, tapi belum tersentuh. Sepertinya menunggu Mas Olo untuk menyantap duluan. Hidangan pembuka berupa chicken wings membuat perut Mas_Olo bersiul perlahan, betapa tidak, Chicken Wings-nya disajikan dengan 4 bumbu yang berbeda, dan yang paling menggugah lidah adalah bumbu sambal mantah. Sejujurnya baru kali ini menemukan ada Chicken wings yang dibalur dengan sambal mantah, unik, Indonesia banget dan rasanya enak. Ternyata memang ini strategi dari Tavern Aryaduta yang memang sedang merejuvinasi diri menjadi resto yang bisa dinikmati oleh semua umur, kalangan bahkan keluarga sekalipun, dengan mengedepankan rasa nusantara yang khas. Good Job Tavern Aryaduta

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Menu Pembuka
Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Masih Menu Pembuka

Menu Utama: Sensasi memasak dengan Hot Stone

Masuk ke hidangan utama, Mas Olo disarankan untuk memilih menu idola yang dihadirkan oleh Tavern Aryaduta sebagai primadonanya, yap menu “Hot Stone” ala Tavern, dimana Mas Olo memilih Australian Tenderloin sebagai dagingnya. Lumayan besar lho dagingnya, 200 gram, cukup membuat perut menjadi super kenyang. Nah uniknya, kita bisa memasak sendiri ini daging di atas hot stone yang telah dipanggang di oven bersuhu 200 derajat. Ini dia experience dan sensasinya, dimana kita bisa meracik sendiri bumbu serta tingkat kematangan dari daging yang sedari awal disediakan mentah di sisi Hot stone tersebut. Dengan bumbu yang berupa garam dan lada, Mas Olo mulai memanggang tenderloin. Sensasi suara yang dikeluarkan tak kala daging menyentuh hot stone semakin membuat krucuk-krucuk perut Mas_Olo, ditambah lagi sudah tersedia side dish yang berupa mashed potato, sayur bayam dan Mushroom Sauce yang  tentunya akan menambah nikmat dan rasa daging yang sedang Mas_Olo panggang ini. Percobaan dengan 1/8 daging agak sedikit mengecewakan, karena kurang garam dan lada, rasanya jadi terasa hambar, dicoba lagi untuk menambah garam dan lada, hingga akhirnya tercipta steak Australian Tenderloin well done ala Mas_Olo. Nikmat mana lagi yang kau dustakan. Daging meluncur menuju perut disertai dengan Mushroom sauce, mashed potato dan bayam. Hah Bayam? Kok unik sih side dish-nya, yes, disini lagi-lagi cita rasa nusantara kembali dihadirkan oleh Tavern Aryaduta dengan tujuan untuk memperkenalkan dan membudayakan rasa dan sayuran khas nusantara kepada para pengunjungnya.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Menu Utamanya: Hot Stone Mode ON
Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Experience Manggang Daging Sendiri
Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Australian Tenderloin Well Done ala Mas Olo
Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Combine with Mushroom Sauce

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Ini side dishnya, Bisa pilih kentangnya mau diapain dan sayurnya apa (Rekomendasi sayur: Kangkung dan bayam)

Hidangan Penutup: Hand Streched Pizza

Kenyang dengan Tenderloin dan experience memasaknya, kembali kami ditawarkan hidangan penutup berupa pizza. Pizza khas dari Tavern Aryaduta tak dapat kami tolak, harumnya yang semerbak serta dengan toping Mushroom yang menurut kami cukup mewah dan nikmat membuat kami harus sibuk untuk mengatur letak perut kami agar muat untuk sesuap atau bahkan lima suap pizza.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Pizza Time

Racikan ala Taver, BEERGARITA

Oh iya, bagi kalian yang ingin membuat ringan goyangan di kepala agar selaras dengan irama music yang mengalun, ada menu minuman yang diracik khusus hanya di Tavern lho. Racikan ini disebut Beergarita, perpaduan antara beer dan margarita. Nah bagi para penyuka minuman jenis ini sudah pasti tau bagaimana karakteristk dari masing-masing jenisnya, beer yang memiliki karakteristik slow respon tapi setia menjadi teman malam, berbeda degan margarita yang sifatnya terbur-buru, kuat dan sangat peka dengan kondisi malam sehingga cepat membuat kita sampai ke tempat peraduan. Nah perpaduan kedua karakteristik inilah yang dihadirkan oleh Tavern Aryaduta sebagai suatu kombinasi yang dirasa sempurna untuk menikmati waktu singgah sekejap. Bagi anda penyuka malam, jangan pernah lewatkan racikan sempurna ini, beergarita.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Racikan Minuman Andalan: Beergarita

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Malam Panjang Jendral…

Iringan Merdu Live Band Performance

Selain experience makan dan minumnya yang mampu membuat kita betah berlama-lama disini, ternyata experience lain sudah dipersiapkan. Suara merdu yang sedari tadi mengiringi suapan kami ternyata berasal dari nona manis yang berada di atas panggung melantunkan lagu-lagu top 40 yang bisa di-request. Malam ini, rabu, ditengah kemacetan, kami ditemani iringan live band yang sudah diaudisi langsung oleh pihak manajemen Tavern dan pengunjung tentunya. Ternyata ada 3 tema musik utama yang sengaja dihadirkan berbeda di setiap malamnya. Untuk rabu malam, dimana Mas_Olo hadir di dalamnya dihadirkan tema dan nuansa groove. Malam berikutnya dihadirkan tema dan nuansa rock n roll, dan di Jumat malam adalah malam yang paling seru, dimana dihadirkan tema dan suasana salsa dan latin. Di malam tersebut, pengunjung bisa ikutan berdansa dengan mengikuti irama salsa. Seru kan…

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Live Performance Band

Goresan Karya di Dinding

Melihat desain interiornya, ada satu hal yang membuat Mas_Olo penasaran. Di dinding terlukis karya humanis luar biasa, yang sepertinya didatangkan khusus untuk bisa mengundang decak kagum para pengunjung. Dan ternyata benar adanya, bahwa lukisan-lukisan ini dibuat khusus dengan menghadirkan para seniman dari Universitas Pancasila untuk langsung menuangkan karya di dinding. Diperlukan kurang lebih 1-2 bulan untuk pengerjaan karya ini. Karya yang ada pun menggambarkan sisi humanis dengan berfokus kepada seni, musik, dan personal.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Coretan dinding

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Coretan dinding

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Coretan dinding

Rasanya tak habis-habisnya dibuat kagum oleh experience demi experience yang dihadirkan oleh Tavern sebagai menu tambahannya. Tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul 23.00, tanda dimana Mas_Olo harus pamit untuk menuju ke tempat peraduan. Sungguh Tavern merupakan tempat singgah yang menakjubkan, sampai waktu saja terasa cepat berlalu dan tau-tau kemacetan di depan sudah hilang berlalu. Nah buat kalian yang sepertinya sedang dilanda emosi dan lelah akibat kemacetan parah, ada baiknya singgah sekejap disini, nikmati experiencenya, nikmati sajiannya, nikmati live musiknya, maka dijamin kepenatan, emosi, rasa lelah hilang seketika.

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Ini Menu Makanannya Price Value Banget kok…

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Menu Minumannya… Recomended

 

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Quote of the day

 

Akhir kata…..

Macet? Menepi ajah  di tugu tani, Singgah dulu ke Tavern Aryaduta, Nikmati sensasinya. Trust me, it’s Work

Macet? Singgah dulu ajah Ke Tavern
Ga mau pulang… Ga mau pulang… Ga mau pulang…

 

 

Salam Inspirasi,

Sesuap Nasi

 

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

9 thoughts on “Macet? Singgah ajah Ke Tavern

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *