Mendaki Bareng Cinta Sejati? Siap-Siap Menikmati 6 Hal Ini!

Memiliki pasangan yang sehobi adalah sebuah anugrah. Siapa sih yang pengen bisa jalan-jalan bareng pasangannya, apalagi bisa saling belajar mengenal lebih dalam karakter masing-masing dalam pendakian bersama di gunung, wah nikmat sekali yah kayaknya… Bisa jadi #Relationship Goal sih ini. Nah kira-kira, apa aja yah yang bisa dipelajari dan nikmati dari pendakian bersama pasangan, yuk kita liat bareng…

#1. Persiapan yang matang untuk berdua alias packing

Bagi para pendaki, packing adalah hal yang penting, karena kita sangat bergantung dengan apa saja yang kita persiapkan untuk bisa mendaki dan ngecamp di gunung. Packing itu harus ideal, takarannya pas dan mampu dibawa/dimasukan ke dalam tas. Nah bagi yang ingin mendaki bareng pasangan hal ini harus diperhatikan dengan seksama, karena kamu bukan packing buat diri sendiri lagi, melainkan memikirkan juga pasangannya. Semua barang yang dibawa harus dikali 2, sleeping bag, matras, jaket, dll kecuali tenda. Yang perlu diperhatikan juga adalah obat-obatan plus bekal makanan, apalagi kalau punya pasangan yang suka makan banyak..hehehhe…

Mendaki Bareng Cinta Sejati
#1. Persiapan yang matang untuk berdua alias packing

#2. Motivasi terbaik datang dari pujan hati #eeeaaaaa

Bagi kalian yang berniat mendaki bersama pasangan, kumpulkan stok motivasi yak, karena nanti pada saat mendaki bersama, stok itu sangat-sangat diperlukan, apalagi kalau punya pasangan yang sangat butuh dimotivasi. Selain untuk pasangan, motivasi itu juga berguna untuk diri sendiri lho, karena biasanya orang yang memotivasi pasangannya justru sangat butuh dimotivasi 5x lipat untuk tetap semangat melanjutkan pendakian. Motivasi dari pasangan itu ampuh banget lho..hehehhe… Jangan salah, biasanya bukan cuma cowo yang memotivasi cewenya, tapi pada kondisi tertentu si cewe yang memotivasi dan memberi semangat kepada cowonya yang kelelahan karena perut endutnya..ehhehehe..

Mendaki Bareng Cinta Sejati
#2. Motivasi terbaik datang dari pujan hati #eeeaaaaa

#3. Belajar untuk tidak cepat menyerah kepada diri sendiri maupun pasangan kita

Kata utama untuk para pendaki adalah jangan mudah menyerah, karena pendakian itu butuh waktu yang cukup lama, bisa berjam-jam lho, bahkan ada yang berhari-hari. Nah titik krusial penanjakan adalah saat menit-menit pertama, karena biasanya bakalan langsung dihajar jalanan yang menanjak super drastis. Biasanya di menit-menit ini badan bakalan kaget, entah langsung linu-linu, cenat cenut, otot berasa kenceng, atau bahkan pala pusing dan mual hingga muntah. Di titik ini, biasanya pasangan kita akan dengan mudah menyerah dan memutuskan untuk tidak jadi mendaki karena kelelahan (ini beneran terjadi..hehe). Di titik inilah kita harus sigap untuk melihat kondisi, memotivasi plus memutuskan untuk terus melaju naik atau turun lebih awal. Apapun keputusannya ingat harus jadi keputusan bersama yah, dan jangan kesel-keselan nanti dengan keputusannya..hehehhe…

Mendaki Bareng Cinta Sejati
#3. Belajar untuk tidak cepat menyerah kepada diri sendiri maupun pasangan kita

#4. Berinteraksi dengan sesama pendaki, dengan alam, dan dengan udara.. jangan cuma berduaan ajah

Yah memang sih klo jalan sama pasangan dunia serasa milik berdua, tapi ingat di pendakian ini bukan Cuma ada kalian berdua, apalagi kalau kalian ikut semacam open trip..hehhehe.. berinteraksi dengan sesama pendaki sangat perlu, selain supaya kita bisa saling mengenal dan membantu jika terjadi kesulitan dalam mendaki, berinteraksi dengan pendaki lain selama perjalanan adalah salah satu bukti kedewasaan kita sebagai pasangan lho. Jadi jangan nempel mulu kek perangko sama pasangan kita, pliss…jangan bikin mupeng yah kawan..hahahaha…

Mendaki Bareng Cinta Sejati
#4. Berinteraksi dengan sesama pendaki, dengan alam, dan dengan udara.. jangan cuma berduaan ajah

#5. Melatih kesabaran, apalagi punya pasangan yang sedikit-sedikit selfie…hehehhe.. *Pissssss…

Salah satu hal yang kudu wajib ketika jalan bareng pasangan adalah selfie. Yah memang kudu wajib sih mengabadikan setiap moment perjalanan kita bersama belahan hati, tapi ga di setiap tempat selfie juga kali..hahahahhaha..Masalahnya bisa dibayangkan 8 jam perjalanan, kalau setiap 5 menit berhenti buat selfie, kapan sampenya itu di atas..hahhaha… Tapi ada baiknya punya pasangan yang suka selfie, karena tingkat kesabaran kita akan diuji dan dijamin naik level, udah gitu kita bakal terlatih untuk tersenyum di setiap pendakian…hahahhahaha…

Mendaki Bareng Cinta Sejati
#5. Melatih kesabaran…
Mendaki Bareng Cinta Sejati
Sudah terlatih sabar untk selfie..hehehe

#6. Kapan lagi bisa ngecamp bareng pacar, Kudu wajib foto ala-ala #BukanPrewed

Hahahahahha.. klo ini adalah alasan utama kenapa pingin banget nanjak bareng. Yah selain beberapa alasan yang mungkin dianggap klise oleh banyak orang (yakni untuk mengenal satu sama lain), alasan untuk bikin foto-foto ala timer dengan tematik seperti ini yang ditunggu-tunggu. Tidak perlu merepotkan para pendaki lain, caranya yah kita bisa memanfaatkan natural tripod seperti batu, pohon tanah, dll untuk jadi tempat bersandar kamera kita. Tinggal set tempat, angel dan timer, sepuluh detik kemudian jadilah itu foto #bukanprewed. Mau nyoba? Yuk ahh…

Mendaki Bareng Cinta Sejati
Kudu wajib foto ala-ala #BukanPrewed

Nah itulah 6 hal yang bisa dipelajari dan dilakukan jika kita mendaki bersama pasangan. Penasaran? Ya udah coba dicolek itu mba/mas ya supaya bisa bersegera mendaki gunung terdekat. Jangan lupa persiapannya yah..

Salam Inspirasi,

Mas_Olo

 

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *