Interaksi Ter-Romantis di Gunung Munara

“Apakah ada yang lebih romantis dari interaksi kedua manusia atas nama cinta?”

-Mas_Olo-

Interaksi adalah hal paling dasar yang menjadikan seorang manusia menjadi manusia. Agaknya ini adalah anugrah yang diberikan sang pencipta kepada semua ciptaanya. Tapi ada satu hal yang unik yang membedakan interaksi manusia dengan cipta lainnya, logika atas cinta atau cinta diatas logika? Hmm…

Hal terseru saat kita seorang diri melakukan Escape trip (bahasa kerennya melarikan diri) dari segala rutinitas adalah kita bisa mengamati dan mempelajari interaksi yang terjadi diantara semua cipta. Baik alam kepada udara, langit kepada matahari, tanah kepada embun basah, daun yang saling bergesekan maupun sentuhan tangan anak manusia. Diantara semuanya yang paling menarik memang manusia sih. Ngeliat berbagai macam interaksi terjadi, diantara lelah dan peluh, marah dan senyum, tawa dan cemberut. Seru ajah gitu ngelihatnya.

Nah pada escape trip mas olo kali ini, ada beberapa interaksi yang menjadi inspirasi bagi mas olo. Interaksi teromantis yang menurut mas olo layak menjadi inspirasi. Banyak sih romantisme-romantisme yang terjadi di Gunung Munara ini, tapi ini bukan sembarang romantisme, bukan sekedar picisan semata, bukan cinta sesaat #hasekk (hahahahaha…)

Yuk ahh kita intip, Interaksi romantic macam apa yang berhasil terbidik mata dan lensa mas olo:

#1 Interaksi Guardian Angle

Inspirasi Sesuap Nasi
#1 Interaksi Guardian Angle

Si Couple biru, ciyeeh co cuit amat sih..Hahahahhaha… sepertinya mata lensa olo kali ini tertarik ke gravitasi romantisme ala anak muda (bukan berarti olo udah tua yah..enak ajee…). Genggaman manis manja disematkan si cowo kepada cewe yang terlihat khawatir. Adegan ini diawali dengan adanya rombongan kambing (haah? Kambing? Iyee.. Kambing gunung munara..hahahha) yang menyeruduk turun menuju dua sejoli yang tengah kasmaran ini. Spontan si cewe langsung berusaha menghindar si kambing dengan menuju sisi jalan satunya. Dan si lelaki dengan naluri melindunginya berusaha mengusir si kambing sembari menggengam tangan si cewe. Ciyee, naluri sang guardian angel banget sih, so sweet banget deh ih..hahahahaha… Interaksi Guardian Angle… asoy..

#2 Interaksi Dua Dunia

Inspirasi Sesuap Nasi
#2 Interaksi Dua Dunia

Entah kaget atau marah, tapi yang jelas ini yang terekam di lensa mas olo. Ekspresi natural si anak dan kakaknya serta ibunya yang sedang menikmati landscape gunung munara. Tadinya dikirain mereka bakalan marah difoto diam-diam, eh ga taunya malahan minta di foto lagi….hahahhahaha… Fix ini karena baju natgeo yang mas olo pake, berasa jadi fotografer banget..hahhahahaha.. Interaksi tatapan aneh ini terasa sangat natural ketika kita melihat jauh masuk ke dalam matanya. Mmmmm… sayangnya saya lupa berkenalan dengan keluarga ini setelah ngobrol sejenak. Katanya mereka lagi menikmati alam bersama. Bersama tapi kok tetep pegang hp yah? Interaksi dua dunia (nyata dan Social Media) nampaknya… hahahaha.. Generasi millennial emang begini sih fix.

#3 Interaksi “Ada Jarak Diantara Kita”

Inspirasi Sesuap Nasi
#3 Interaksi “Ada Jarak Diantara Kita”

Nah lho, interaksi tapi kok ada jarak, interaksi tapi kok tidak saling beradu pandang, pake batin kali yak..hahahhaha… Sebenarnya mereka berdua sedang berinteraksi dan ngobrol singkat-singkat, nah pas mata lensa mas olo jepret, eh pose mereka memang sedang saling membuang muka gitu. Dan sedari awal mereka ngobrol memang ada jarak gitu.. hhmmm… mas olo jadi bertanya-tanya, interaksi macam apa ini yak? Kok “ada jarak diantara kita”-nya? Ohhh.. mungkin mereka sedang pendekatan kali yah (PDKT istilahnya), dikenali sama temen masing-masing, dijodohin, diciye-ciyein, dikodein dan ditinggal berduaan gitu dah sama temen-temennya. Hahahahhaha… antara kejam sama ngeselin sih, antara awkward moment sama kebelet pengen PDKT moment. Pernah ngerasain begini? Mas olo mah pernah banget….hahahahaha… Eciyeeehh…

#4 Interaksi BFF (Best Friend Forever)

Inspirasi Sesuap Nasi
#4 Interaksi BFF (Best Friend Forever)

Dua sahabat mendaki bersama, sampai bersama, menikmati alam bersama, berceloteh bersama, tertawa bersama. Persahabatan bagai kepompong, butuh waktu butuh proses. Proses seperti inilah yang membuat persahabatan semakin rekat. Siapa yang pernah mendaki gunung bersama sahabat? Jujur saja, proses naik gunung bareng sahabat itu sebenarnya enak ga enak lho guys. Karena ada yang bilang bahwa kalau naik gunung, semua sifat asli kita bakalan ketahuan. Manjanya, egoisnya, baiknya, care, dan sifat lainnya bakalan keliatan abis disini. Nah persahabatan kamu bakalan diuji disini, apakah sudah benar kamu mengenal sahabat kamu sesungguhnya, atau selama ini hanya kulitnya saja. Nah sesungguhnya sahabat sejati itu yang bisa mngagapai puncak bersama, menikmati keindahan bersama, dan menertawakan kebodohan masing-masing secara terbuka. Best Friend Forever banget kan.. makanya naik gunung bareng sahabat..hehehehe…

#5 Interaksi Keluarga

Inspirasi Sesuap Nasi
#5 Interaksi Keluarga

Nah ini adalah interaksi terfavorit saya. Momen kebersamaan keluarga. Romansa yang tidak dibuat-buat. Kisah kasih keluarga yang bukan ala ala sinetron atau ftv di tipi. Momen ini tidak sengaja terekam mata lensa saat mas olo sedang berusaha turun dari puncak munara. Mas olo turun, mereka naik. Dan pas banget di hadapan mata lensa, momen ini terjadi… wushhh… sekejap namun berarti. Duh jadi kepengen punya anak (hahahhaha…), supaya bisa diajak menikmati alam dan kebersamaan sederhana seperti ini. Romansa ala keluarga yang menginspirasi. Mulai dari situ mas olo komit bahwa memberikan hiburan dan pembelajaran anak paling baik adalah melalui alam, bukan melalui timezone atau mall. Jadi nanti kalau mas olo punya anak (aaaammmiiiinnn….) bakalan sering diajak ngeliat alam, bukannya ngeliat mall. Setujuh? *colek mba olo… Hehehehehe…

Salam Inspirasi,

Mas_Olo

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *