Inspirasi Pagi dari Si Bapak

“Seseorang yang bekerja adalah seseorang yang menghargai hidup. Menghargai hidupnya, hidup anaknya, bahkan hidup cucu-cucunya. Penghargaan tertingi layak diberikan!”

Mas_Olo

Mungkin diantara kita ada yang sering mengeluh mengenai beratnya pekerjaan, ketatnya deadline, banyaknya revisian, bawelnya klien, dll. Hal ini pernah (bahkan sering banget sih) dialami sama Mas_olo. Apalagi yang namanya dunia ahensi mode on tidak mengenal kata lelah dan waktu..hehhe.. nah pas lagi ngeluh-ngeluh sembari buka gallery foto di laptop, eh nemuin 3 buah foto yang sempet bikin maknyess banget.

Yap… foto itu yang bikin maknyess. Kembali ke waktu foto itu, foto itu diambil saat mas olo sedang jalan-jalan ke Bandung, tepatnya di depan gedung Asia-Afrika yang keren itu. Diantara hingar bingar kota, ada sosok unik yang menarik sudut mata olo. Yap seorang bapak (atau bisa dibilang kakek) yang sedang duduk membaca Koran di pinggiran trotoar kota Bandung. Ini masih pagi lho, dan raut muka si Bapak itu tidak menunjukan sama sekali wajah mengantuh, lelah ataupun sungut.

Sempat berniat untuk menyapa, tapi olo urungkan, karena sepertinya si bapak sedang menikmati pembacaan Koran paginya. Terlihat rentetan jajanan kecil yang tertata cukup rapi di sebelahnya. Yap, mungkin itu pekerjaan si Bapak setiap harinya. Bukan hanya sekedar menunggu, tapi mencoba menggali ilmu melalui Koran pagi. Bukan hanya sekedar berjualan, tapi menyediakan solusi pagi kami para pengunjung yang kelelahan dan kehausan.

Duh gusti,

saya jadi malu sama diri saya sendiri. Seberapa sering saya mengeluh mengenai pekerjaan saya yang padahal jika dibandingkan dengan pendapatan si Bapak itu sangat jauh sekali.

Duh gusti,

saya jadi malu sama si Bapak itu, dalam masa tuanya dia tidak hanya duduk manis di kursi goyang sembari menikmati siaran radio tua, tetapi sudah menantang mentari untuk membasahi dirinya dengan peluh untuk bergiat bekerja.

Duh gusti,

ingin rasanya saya berkenalan dan bersalaman dengan si Bapak itu, siapa tau semangat dan inspirasinya bisa menular melalui jabatan tangan sederhana.

Doa saya untuk si Bapak, agar tetap sehat dan terus bersemangat untuk menyebar inspirasi bagi kami kaum muda yang seringnya mengeluh mengenai pekerjaan.

PS: Oh iya, kalau lagi berkunjung di Gedung Asia-Afrika dan melihat si Bapak ini, jangan lupa membeli dagangannya. Apalah arti secuil duit kita dengan inspirasi yang diberikannya

Salam inspirasi,

Mas_Olo

Mas_Olo

Berbagi dalam kesederhanaan, Bercerita dalam kegembiraan, Menyelami sebuah Inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *